BRMP Jambi Ikuti Panen Raya Lanjut Tanam Serentak: Bungo Pacu Produksi Padi Tiga Kali Setahun
BUNGO - Suasana penuh semangat menyelimuti hamparan sawah Dusun Bukit Sari, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo, saat para petani, pemerintah daerah, hingga Gubernur Jambi turun langsung ke lapangan dalam kegiatan panen raya padi sawah. Acara ini menjadi momentum penting yang menandai komitmen kuat Jambi untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong percepatan swasembada di wilayah pedesaan. Selasa (5/8/2025).
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari BRMP Jambi, Hery Nugroho, SP., MP., yang mendampingi jalannya kegiatan bersama para petani dan tokoh pemerintahan. Varietas padi yang dipanen adalah Inpari 32 dengan potensi hasil 6 sd 8 ton per ha.
Dalam sambutannya, Bupati Bungo H. Dedy Putra, SH, M.Kn menegaskan pentingnya pemanfaatan lahan secara maksimal untuk mendukung visi nasional swasembada pangan. Beliau menekankan bahwa optimalisasi jaringan irigasi serta dukungan infrastruktur pertanian menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas petani dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH memberikan dorongan moral yang kuat kepada para petani agar tidak tergoda mengalihkan fungsi lahan pertanian ke sektor lain. Beliau menggarisbawahi bahwa jika dikelola dengan baik, hasil dari sawah bahkan mampu melampaui hasil dari tanaman perkebunan. Pemerintah, lanjutnya, terus hadir memberikan dukungan berupa alat, bibit, hingga pendampingan agar para petani bisa terus berkembang dan mandiri.
“Kita punya tanah yang subur, petani yang tangguh, dan semangat yang besar. Jangan sampai kita kalah oleh impor. Ayo bangkit bersama! Banyak lahan tidur yang sebetulnya adalah harta yang sedang kita tidurkan,” ujar Gubernur dengan penuh semangat.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani Serba Guna sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap modernisasi pertanian. Tak hanya itu, petani di lokasi langsung melanjutkan dengan penanaman padi musim tanam berikutnya, memperkuat pola tanam tiga kali setahun sebagai bagian dari strategi peningkatan indeks pertanaman.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara petani, pemerintah, dan seluruh pihak terkait mampu menghadirkan harapan baru dalam mewujudkan kedaulatan pangan, sekaligus mengangkat martabat petani sebagai garda terdepan penjaga ketahanan pangan bangsa.